Setelah punya anak, karena harus memberi jarak minimal 2 tahun untuk hamil lagi maka aku harus mengikuti program KB. Metode yang kupilih adalah pil KB, pertama ikut bertahan 3 tahun lalu aku memutuskan untuk hamil lagi dan punya anak yang kedua. Sekali lagi kami memutuskan untuk program KB kembali dan lagi2 pil yang kupilih. KB menggunakan hormon ini kujalani selama hampir lima tahun. Usiaku sekarang sudah 36 tahun dan kami mulai berpikir kembali untuk memilih program KB yang tanpa hormon.
Hari Sabtu 10 Mei 2008 kemaren aku ama anak-anak dan adikku juga ama anak-anaknya jalan-jalan ke Sri Ratu Semarang. Di sana anakku minta dibeliin baju. Kami pergi ke bagian baju anak-anak dan mereka dengan asiknya milih-milih sendiri baju yang akan mereka beli. Aku sebagai Ibu tentu juga mambantu anak-anakku milih baju tersebut.
Ada peristiwa sederhana yang membawa perenungan dalam buatku. Waktu itu anakku yang kecil - Angela- milih baju sendiri, menurutku itu kurang bagus. Lalu aku coba membujuk dia untuk membeli baju pilihanku, yang menurutku lebih bagus. Tapi Angela menolak dengan alasan bermacam-macam. Akhirnya aku mengalah dan membiarkan dia membeli baju pilihan dia sendiri yang menurutku kurang bagus.
Keesokan harinya baju baru itu dipakai Angela, dan suamiku (yang tidak ikut jalan-jalan beli baju) komentar kalau baju Angela bagus, cocok sekali dipakai. Angela tampak senang sekali dengan komentar Papanya.
Perenungan yang aku dapat dari peristiwa itu adalah kadang kita sebagai orangtua merasa tahu kebutuhan anak kita. Kita merasa tahu sesuatu yang baik bagi anak kita, padahal ternyata mungkin hal yang kita tawarkan itu tidak sesuai dengan pilihan anak kita. Sering kali kita dengar orangtua mengatasnamakan pilihan itu untuk kebahagiaan anaknya tanpa bertanya apakah anak kita bahagia dengan pilihan itu. Dari peristiwa itu aku sadar sesuatu yang tampaknya bagus bagiku belum tentu bagus dan yang diingini anakku. Mungkin akan lebih baik kalau kita sebagai orangtua hanya memberi pilihan dan biarkan anak kita yang memutuskan apa yang terbaik buat mereka.
Jadi jangan sampai salah beli baju buat anak kita supaya semua tidak kecewa.
Akhir-akhir ini baru ada gegeran susu formula yang mengandung bakteri tertentu….
Lalu wacana mengenai pemberian ASI eksklusif muncul dengan gencar…..ASI adalah makanan terbaik bagi bayi terutama yang berumur kurang dari 1 tahun. Susu formula memang seharusnya tidak menggantikan ASI. Saya termasuk ibu yang tidak bisa memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan. Anak pertama 2 minggu, anak kedua 2 bulan. Saya berusaha untuk memberikannya, tapi apa daya setelah 2 bulan saya harus kerja lagi dan anak saya kemudian tidak mau lagi minum dari saya. Alangkah senangnya kalau seorang ibu yang akan melahirkan mendapat cuti panjang, 1 bulan sebelum melahirkan sebagai cuti melahirkan dan 6 bulan setelah melahirkan sebagai cuti menyusui…. kayaknya gak mungkin ya….
Ibu-ibu yang tidak bisa memberi ASI eksklusif jangan merasa bersalah karena hal itu……. karena kita gak akan bisa mendampingi anak kita dengan perasaan bersalah. Kita memang harus mencari alternatif kalau tidak bisa memberi ASI eksklusif. Tentu alternatif yang sehat dan aman. Puji Tuhan, walaupun tidak saya beri ASI eksklusif semua anak saya sehat dan pintar. Saya mencoba memberi asupan gizi yang seimbang, saya beri susu yang menurut saya baik komposisi gisinya dan….tak lupa saya berdoa pada Tuhan untuk melindungi pertumbuhan anak2 saya……
OK…ibu-ibu yang gak bisa memberi ASI ekslusif, tetap semangat memberi yang terbaik untuk anak kita……
Halo…..
Ini kali pertama aku punya blog, pas mau pilih theme dari blogku bingung juga…. apa ya? Yang cantik tapi bermakna…. Akhirnya aku ketemu theme ini, bagus kan…. dan punya makna yang dalam menurutku. Seperti yang kita tahu kupu-kupu punya daur kehidupan yang kita sebut sebagai metamorfosa. Mulai dari telur yang menempel di daun. Ulat yang sangat rakus makan semua daun yang ditemui. Kepompong yang berdiam diri. Terakhir kupu-kupu yang cantik keluar dari kepompong.
Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!