May
19
By: Sri Hartati Yuliani

Anakku yang kedua (Angel) senang sekali menyanyi. Suaranya memang bagus, tidak fals dan tahu dan dapat merasakan nada. Di sekolahnya dia ikut tim paduan suara TK Budya Wacana. Seringsekali ikut lomba…..cape nganternya tapi biasanya hilang capenya kalo liat dia senang.

» Read the rest of this entry



May
18
By: Sri Hartati Yuliani

Aku punya kebiasaan untuk memasak masakan kegemaran anak dan suamiku tiap hari sabtu dan minggu. Hari senin sampai jumat pembantu kami yang memasak. Pembantu kami ini hanya datang 3 jam saja sehari untuk bersih-bersih rumah, setrika dan memasak pada senin - jumat. Nah….hari sabtu dan minggu merupakan tugasku untuk memasak. Biasanya aku akan bereksperimen pada hari itu dengan mencoba resep baru atau justru mengarang resep sendiri. Ada masakan yang bikin aku penasaran yaitu babi kecap….masakan ini kegemaran suamiku. Kucoba berulang-ulang kata dia enak sih….tapi terasa ada yang belum pas….selalu begitu.

» Read the rest of this entry



May
16
By: Sri Hartati Yuliani

Bulan Februari yang lalu merupakan bulan yang sangat sibuk dan bikin stress buatku……di bulan itu selain harus mendampingi Bapak kemoterapi….aku juga harus penelitian tentang buah merah, bikin proposal penelitian disertasi, jadi panitia POKJANAS TOI dan juga menyiapkan pernikahan adikku di pertengahan maret…..masih ditambah lagi tugas mengajar dan struktural….

» Read the rest of this entry



May
15
By: Sri Hartati Yuliani

Bulan November 2008 lalu, ayahku operasi colon….15 cm colon yang rusak dipotong. Keputusan itu mendadak dan mengagetkan tetapi syukurlah semua boleh berjalan dengan lancar. Ternyata itu bukan merupakan akhir yang membahagiakan setidaknya untuk saat itu. Dua minggu kemudian kami mendapatkan hasil lab yang menyatakan usus yang dipotong tersebut menunjukkan keganasan. Hati ini berdebar kencang…..dunia rasanya jadi gelap……seperti sudah ada vonis mati untuk bapak. Bapak yang selama ini sehat dan belum pernah masuk RS, sekali masuk harus menanggung penyakit yang begitu mematikan….

» Read the rest of this entry



May
14
By: Sri Hartati Yuliani

Setelah lama sekali tidak menulis di blog ini…..sekarang saatnya untuk memulai menulis lagi. Belum tahu apa yang hendak ku sharingkan….yang mulai hari ini aku bertekad menulis lagi



Oct
19
By: Sri Hartati Yuliani

Seminggu kemaren (13 -18 Oktober 2008) aku berkesempatan datang ke PT Bayer di Cimanggis Depok. Sungguh beruntung mereka mau menerima aku disana, soalnya tidak semua perusahaan farmasi mau menerima kunjungan dosen dalam waktu yang lama ( 1 minggu). Terimakasih PakSundoro.

» Read the rest of this entry



Oct
09
By: Sri Hartati Yuliani

Lebaran kemaren kita pergi ke Jakarta, nengok adik yang abis melahirkan. Berangkat tanggal 29 September 2008 lewat jalur selatan, semua berjalan dengan lancar tanpa halangan dan macet yang berkepanjangan. Dalam hati menjadi yakin bahwa lebaran kali ini tidak terjadi macet yang berkepanjangan.

Pulang ke jogja tanggal 2 Oktober 2008, dalam bayangan kami pasti juga tidak kena macet karena masih lebaran hari kedua. Waduh… ternyata dugaan tinggal dugaan aja. Macet sudah menanti di jalan menuju Nagrek. Nagrek oh Nagrek daerah yang selalu menjadi buah bibir tiap lebaran tiba. Kami berangkat jam 4 pagi hari itu dengan harapan sampai Jogja jam 17.00-an sore harinya. Sudah terbayang membeli beberapa macam oleh-oleh disepanjang jalan….. Ternyata impian tinggal impian. Nagrek macet lagi….hapus sudah keinginan untuk beli oleh-oleh.

» Read the rest of this entry



Sep
09
By: Sri Hartati Yuliani

Semester ini, aku diberi tugas mengajar matakuliah Kemasan Farmasi. Setelah kubaca sumber yang harus ku acu, aku melihat betapa sulitnya materi yang harus aku berikan. Aku sadar gak mungkin mahasiswa tertarik jika kuberikan dengan cara ceramah. Pertama karena materi sulit mahasiswa cenderung malas memahami apalagi denger dosen yang monoton. Kalo pemahaman dosen kurang juga dia akan cenderung tidak pede sehingga kuliah terasa garing, dosen jadi kurang bisa memberi contoh. Aku sadar betul akan hal itu jika kuliah kubuat model ceramah.

» Read the rest of this entry



Aug
29
By: Sri Hartati Yuliani

Ini cerita tentang anakku yang pertama. Dia ama temen2nya punya permainan yang menurutku sih lucu. Gini permainannya, dilakukan oleh 4 orang. Masing2 menyiapkan satu kertas, lalu ditulis nama, pekerjaan, bagian tubuh, terakhir nama lagi. Nama harus diisi nama temen satu kelas. Pekerjaan adalah pekerjaan yang dilakukan di rumah. Orang pertama menulis nama kemudian kertas dilipat diberikan pada orang kedua yang kemudian menulis pekerjaan dilipat lagi; orang ketiga menulis bagian tubuh, lipat lagi; dan orang terakhir menulis nama lagi. Setelah itu kertas dikembalikan lagi ke pemilik (orang pertama yang nulis). Nah setelah dibacakan maka akan menjadi kalimat yang lucu. Misalnya Si A menyapu hidung si B.  » Read the rest of this entry



Aug
26
By: Sri Hartati Yuliani

Tanggal 23 Agustus 2008 aku mengadakan kegiatan untuk mahasiswaku angkatan 2006. Kegiatan ini sebenarnya merupakan kegiatan pengganti semester antara berupa teknik presentasi. Ada 2 pembicara yang hadir satu dari sisi sikap dan etika saat presentasi dan satu lagi dari sisi tayangan (powerpoint).Untuk memeriahkan acara tersebut aku menghubungi suatu perwakilan penerbit buku terkenal, karena pikirku salah satu pembicara adalah penulis buku yang biasa diterbitkan oleh penerbit tersebut. Mereka bilang bisa aja buku2 terbitan mereka dipajang dan dijual di acara tersebut tapi mereka gak bisa nunggu karena gak ada orang. Ok aku setuju aku ambil buku dari mereka dan aku yang display sendiri dengan bantuan mahasiswa…Semua masih ok sampai aku datang ke tempat mereka. Aku datang hanya disambut satpam dan disuruh nunggu diluar…panas lagi…gak ada bagian distribusi yang keluar. Katanya lagi ke belakang…..udah ditunggu 10 menit masih gak ada yang keluar. Pas ditanya lagi ke satpam katanya lagi nyiapin bukunya…. Apa ya gitu ya…cara menghargai tamu…disuruh nunggu aja tanpa disapa terlebih dahulu. Terus terang aku kecewa dengan apa yang mereka lakukan….setahuku untuk orang marketing semua peluang harus diambil dan pelanggan disambut dengan gembira….dan hormat. Pas menyerahkanpun tidak disertai dengan informasi apapun cuman bilang ini bukunya dan ini daftar buku beserta harganya……aku tahunya buku itu diberi diskon 25% karena tanya ke petugasnya…..Pas ngembaliin aku telpon dulu dan diterima pegawai disana….aku bilang sedang menuju ke sana pas jam 12.15 an dia bilang gak bisa karena dia sedang istirahat….. Wah ini lagi masak pelanggan disuruh nunggu apa ndak bisa istirahat itu gantian…..sombong sekali sih penerbit ini…. Akhirnya aku ke sana dan urusan aku selesaikan ama Satpam yang kali ini lumayan ramah…. Lain kali aku janji tidak akan lagi berhubungan dengan penerbit ini…..