Ada yang gak pernah bohong??? Wah pertanyaan yang mudah dijawab…..semua orang pernah bohong, aku juga pernah bohong. Tapi yang kali ini aku menyesal sekali….Ceritanya gini…
Hari Sabtu 10 Mei 2008 kemaren aku ama anak-anak dan adikku juga ama anak-anaknya jalan-jalan ke Sri Ratu Semarang. Di sana anakku minta dibeliin baju. Kami pergi ke bagian baju anak-anak dan mereka dengan asiknya milih-milih sendiri baju yang akan mereka beli. Aku sebagai Ibu tentu juga mambantu anak-anakku milih baju tersebut.
Ada peristiwa sederhana yang membawa perenungan dalam buatku. Waktu itu anakku yang kecil - Angela- milih baju sendiri, menurutku itu kurang bagus. Lalu aku coba membujuk dia untuk membeli baju pilihanku, yang menurutku lebih bagus. Tapi Angela menolak dengan alasan bermacam-macam. Akhirnya aku mengalah dan membiarkan dia membeli baju pilihan dia sendiri yang menurutku kurang bagus.
Keesokan harinya baju baru itu dipakai Angela, dan suamiku (yang tidak ikut jalan-jalan beli baju) komentar kalau baju Angela bagus, cocok sekali dipakai. Angela tampak senang sekali dengan komentar Papanya.
Perenungan yang aku dapat dari peristiwa itu adalah kadang kita sebagai orangtua merasa tahu kebutuhan anak kita. Kita merasa tahu sesuatu yang baik bagi anak kita, padahal ternyata mungkin hal yang kita tawarkan itu tidak sesuai dengan pilihan anak kita. Sering kali kita dengar orangtua mengatasnamakan pilihan itu untuk kebahagiaan anaknya tanpa bertanya apakah anak kita bahagia dengan pilihan itu. Dari peristiwa itu aku sadar sesuatu yang tampaknya bagus bagiku belum tentu bagus dan yang diingini anakku. Mungkin akan lebih baik kalau kita sebagai orangtua hanya memberi pilihan dan biarkan anak kita yang memutuskan apa yang terbaik buat mereka.
Jadi jangan sampai salah beli baju buat anak kita supaya semua tidak kecewa.
Bagi seorang wanita tentu senang kalau punya kulit halus dan bersih. Kulit yang bagus gak harus putih, asal halus, bersih dan kenyal, kulit akan keliatan bagus. Nah..tuh dia masalah mulai muncul saat kita usia 30-an, kulit mulai terasa kering, akibatnya terlihat tidak halus. Mulai deh..bingung mau diapain supaya kembali mulus… Paling mudah emang datang ke ahlinya. Skin care sekarang banyak, dan semua hal yang dulu mustahil bisa diperbaiki, kulit jadi seperti porselen. Asyik juga tuh…tapi masalah baru muncul, gak ada uang untuk itu….
Membaca artikel Persiapan Pentas di blog Hompimpus ada pernyataan yang cukup menggelitik. Intinya adalah tentang kualitas pertemuan dengan anak, bukan hanya kualitas tapi kuantitas juga….Setuju sekali dengan pernyataan itu…Hal itu menjadi salah satu pergumulanku yang paling berat sebagai ibu bekerja. Pernah aku menangis krn gak bisa ndampingi anakku pas ngerayain ultahnya di sekolah….aku ngiri ama suamiku yg justru bisa nemenin anakku krn dia kerja di rumah. Dari waktu ke waktu aku merasa ada yang kurang dengan kebersamaanku. Ada perasaan gak enak tiap liat anakku. Tapi aku terus bekerja juga.
Bangun dari kegagalan, sulitkah……
Bisa sulit, bisa mudah. Tetapi yang jelas bisa dilatih. Sebagai manusia kita sering salah dan gagal, tapi seberapa sering kita meningkatkan kemampuan kita dari kegagalan tersebut. Banyak juga yang justru menghindari hal-hal tertentu karena takut gagal. Wajar saja kalau itu terjadi, sejak kecil kita diajari berhasil, orangtua menuntut kita berhasil, mereka akan bangga dengan prestasi kita……tapi pernahkah mereka mengajarkan pada anaknya bangkit dari kegagalan???
Akhir-akhir ini baru ada gegeran susu formula yang mengandung bakteri tertentu….
Lalu wacana mengenai pemberian ASI eksklusif muncul dengan gencar…..ASI adalah makanan terbaik bagi bayi terutama yang berumur kurang dari 1 tahun. Susu formula memang seharusnya tidak menggantikan ASI. Saya termasuk ibu yang tidak bisa memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan. Anak pertama 2 minggu, anak kedua 2 bulan. Saya berusaha untuk memberikannya, tapi apa daya setelah 2 bulan saya harus kerja lagi dan anak saya kemudian tidak mau lagi minum dari saya. Alangkah senangnya kalau seorang ibu yang akan melahirkan mendapat cuti panjang, 1 bulan sebelum melahirkan sebagai cuti melahirkan dan 6 bulan setelah melahirkan sebagai cuti menyusui…. kayaknya gak mungkin ya….
Ibu-ibu yang tidak bisa memberi ASI eksklusif jangan merasa bersalah karena hal itu……. karena kita gak akan bisa mendampingi anak kita dengan perasaan bersalah. Kita memang harus mencari alternatif kalau tidak bisa memberi ASI eksklusif. Tentu alternatif yang sehat dan aman. Puji Tuhan, walaupun tidak saya beri ASI eksklusif semua anak saya sehat dan pintar. Saya mencoba memberi asupan gizi yang seimbang, saya beri susu yang menurut saya baik komposisi gisinya dan….tak lupa saya berdoa pada Tuhan untuk melindungi pertumbuhan anak2 saya……
OK…ibu-ibu yang gak bisa memberi ASI ekslusif, tetap semangat memberi yang terbaik untuk anak kita……
Sehari sebelum hari raya Imlek, pada tanggal 6 Februari 2008, guru anakku Bu Hesti namanya, mengalami kecelakaan yang sangat parah. Bagian kepalanya terbentuk cukup keras menimbulkan perdarahan yang tidak kunjung berhenti. Pada hari Jumat dikabarkan koma dan pada Senin pagi jam 05.00 Bu Hesti meninggal.
Halo…..
Ini kali pertama aku punya blog, pas mau pilih theme dari blogku bingung juga…. apa ya? Yang cantik tapi bermakna…. Akhirnya aku ketemu theme ini, bagus kan…. dan punya makna yang dalam menurutku. Seperti yang kita tahu kupu-kupu punya daur kehidupan yang kita sebut sebagai metamorfosa. Mulai dari telur yang menempel di daun. Ulat yang sangat rakus makan semua daun yang ditemui. Kepompong yang berdiam diri. Terakhir kupu-kupu yang cantik keluar dari kepompong.
Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!