Jul
25

Tiga hari ini, Angela getol belajar naik sepeda. Dia sangat ingin bisa menaiki sepeda roda dua (selama ini ada tambahan 2 roda, jadi roda empat). Dua roda disamping dinaikkan sehingga dia dapat belajar naik sepeda roda dua dengan rasa aman. Ternyata cepat juga hanya dalam waktu singkat Angela dapat dengan sukses mencapai keinginannya.

Bisa dikatakan cepat karena dalam dua hari dia sudah berhasil. Tetapi dua hari bukanlah dengan mulus dilaluinya. Hari pertama dilaluinya dengan jatuh dari sepeda sampai lecet di kaki. Tentunya disertai tangisan yang keras karena perih. Saat Angel jatuh, aku datang dan menolongnya bangun dari jatuh. Aku bersihkan luka lecet dikaki sembari menghibur dia “ Belajar naik sepeda memang harus berani jatuh…..gak masalah jatuh yang penting Angel mau bangun dan mencoba lagi” Semula Angel ragu2 untuk mencoba lagi. Tapi keinginan kuatnya untuk bisa mengalahkan rasa takutnya. Setelah selesai dengan rasa sakitnya, dengan semangat dari sang Mama, Angel mencoba lagi naik sepeda. Dan hasilnya pada hari pertama dia sudah mulai mampu menjaga keseimbangan.

Hari kedua tak kalah seru. Setelah mampu menjaga keseimbangan di hari pertama, dengan rasa percaya diri yang meningkat dia mencoba lagi mengayuh sepeda lebih jauh. Dan seperti hari pertama, aku hanya melihat dan memberi semangat. Seperti hari pertama juga dia jatuh dari sepeda. Kali ini sampai terjepit, aku segera menghampiri dia dan menolong dia. Angela menangis lagi karena sakit di kaki. Dan seperti hari pertama setelah dia selesai menangis, dia kembali mengayuh sepeda mininya untuk berlatih.

Dengan belajar naik sepeda, Angela belajar untuk tidak putus asa. Dia belajar untuk gagal dan bangkit kembali. Dia tahu untuk mencapai sesuatu ada perjuangan yang harus dilakukan. Angela belajar bahwa menangis diperbolehkan saat kita jatuh, tetapi tidak menangis terus menerus, setelah selesai menangis kita harus bangkit kembali dan mencoba lagi.

Sebagai orangtua aku juga belajar, menyayangi anak tidak harus selalu dengan menjauhkannya dari “bahaya”. Kadang kita harus menunjukkan arti sakit pada anak kita. Dan yang terpenting adalah menanamkan pada anak kita bahwa disaat mereka membutuhkan penghiburan, kita ada untuk mereka. Aku yakin anak2ku tidak akan takut untuk jatuh (gagal) saat mereka tahu bahwa orangtua mereka ada untuk menghibur mereka dan memberi semangat pada mereka untuk bangkit dari kegagalan. Dengan demikian mereka akan selalu mampu melewati setiap kegagalan untuk meraih mimpi2 mereka.

Selamat Hari Anak



No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment